Close Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

LA DOLCE VITA: TUKSEDO AUTO & FASHION GALA – Jangan Sampai Terlewat

Sukses Menghibur di F3X Bandung, Stinky Tampil Membawakan 12 Lagu – Jangan Sampai Terlewat

Semarak Konser Nostalgia Stinky di F3X Bandung, Penonton Larut dalam Tembang ‘Mungkinkah’ – Jangan Sampai Terlewat

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
sumbersuara.id
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
sumbersuara.id
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
You are at:Home»Terkini»Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem Ekonomi – Jangan Sampai Terlewat
Terkini

Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem Ekonomi – Jangan Sampai Terlewat

penulisBy penulis12 September 2026 8:24 AM003 Mins Read
Share Facebook Twitter
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem Ekonomi

Batam – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya kontribusi pemerintah daerah (Pemda) dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen sesuai arahan Presiden. Menurutnya, pencapaian target tersebut membutuhkan pertumbuhan ekonomi daerah yang ditopang oleh kebijakan dan ekosistem pembangunan yang mampu menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bima saat menghadiri acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Batam dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batam Tahun 2026 di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (11/9/2026).

Ia menjelaskan, target pertumbuhan ekonomi nasional dan visi menuju negara maju tidak dapat dicapai tanpa kontribusi nyata dari daerah.

“Pertumbuhan ekonomi nasional itu enggak mungkin tercapai targetnya tanpa kontribusi dari pertumbuhan ekonomi di daerah. Dan tidak mungkin ekonomi daerah itu berkembang ketika kepala daerahnya enggak paham bagaimana mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Bima.

Karena itu, Bima menekankan pentingnya pemahaman kepala daerah terhadap berbagai indikator pembangunan, mulai dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) hingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), kata dia, akan membimbing Pemda dalam memahami dan menerjemahkan berbagai indikator tersebut ke dalam kebijakan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bima mengingatkan kepala daerah agar tidak hanya mengandalkan belanja pemerintah (government spending) sebagai penggerak ekonomi. Menurutnya, Pemda perlu membangun ekosistem ekonomi dari hulu hingga hilir, mulai dari penguatan produksi lokal, hilirisasi, penciptaan lapangan kerja, hingga penyiapan tenaga kerja lokal yang berdaya saing.

Langkah tersebut dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dalam indikator makro, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui peningkatan kesempatan kerja dan penurunan angka kemiskinan.

Dalam arahannya, Bima juga memberikan sejumlah catatan untuk menjaga keberlanjutan pembangunan Kota Batam. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang cepat perlu diimbangi dengan penguatan layanan dasar dan infrastruktur, seperti penyediaan air bersih, transportasi publik, penanganan kemacetan, serta pengelolaan sampah secara terpadu.

Selain itu, Bima menyoroti tingginya arus migrasi penduduk ke Batam. Ia mendorong Pemda mengoptimalkan penataan ruang melalui Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk mengantisipasi perkembangan kota, sekaligus memastikan pembangunan berlangsung secara inklusif dan tidak diskriminatif.

Di tengah pembangunan fisik dan modernisasi kota, Bima juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas kebudayaan lokal. Menurutnya, kemajuan infrastruktur perlu berjalan beriringan dengan pelestarian nilai budaya dan sejarah agar Batam tetap memiliki karakter yang kuat.

“Batam punya modal untuk membangun identitas itu dengan kultur yang ada. Jangan sampai luntur Pak. Jangan sampai telat,” tandas Bima.

Bima berharap sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat terus diperkuat dalam membangun ekosistem ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Puspen Kemendagri

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleJenderal TNI Maruli Simanjuntak Hadiri Milad Sekaligus Peluncuran Buku Bamsoet yang Berjudul “Politik Hukum Konstitusi” – Jangan Sampai Terlewat
Next Article Forum Kepakaran Indonesia (FKI) Adakan Konsolidasi Bahas Gagasan dan Kontribusi Bagi Kemajuan Bangsa dan Negara – Jangan Sampai Terlewat
penulis

Related Posts

LA DOLCE VITA: TUKSEDO AUTO & FASHION GALA – Jangan Sampai Terlewat

19 September 2026 8:53 PM

Sukses Menghibur di F3X Bandung, Stinky Tampil Membawakan 12 Lagu – Jangan Sampai Terlewat

19 September 2026 9:44 AM

Semarak Konser Nostalgia Stinky di F3X Bandung, Penonton Larut dalam Tembang ‘Mungkinkah’ – Jangan Sampai Terlewat

19 September 2026 9:17 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Al Husna Foundation Ajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Aman dan Penuh Kasih di Hari Anak Nasional 2026

23 Juli 2026 8:22 PM19 Views

Lahan Kumuh di Pisangan Timur Disulap Jadi Taman Kawasan Unggulan

22 Juli 2026 11:34 AM13 Views

Bangun Jakarta yang Tangguh, Pemprov DKI Gelar Jakarta Future Festival 2026

4 Juni 2026 9:03 AM12 Views
© 2026 sumbersuara. Designed by sumbersuara.
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.